Ilustrasi - Sejumlah penumpang naik dan turun dari KA Logawa saat berhenti di Stasiun Jember, Jumat (5/6/2026). ANTARA/HO-Humas KAI Jember
Jakarta (Industrial News) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan kapasitas 1.174.624 tempat duduk untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode libur sekolah tahun 2026 sekaligus mengakomodasi peningkatan mobilitas penumpang di berbagai rute.
“Sebagai operator perkeretaapian nasional, KAI menyiapkan kapasitas sebanyak 1.174.624 tempat duduk selama periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Menurut dia, masa liburan sekolah menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang meningkat di berbagai daerah. Perjalanan untuk berwisata, mengunjungi keluarga, mengikuti kegiatan pendidikan, maupun berbagai aktivitas ekonomi berlangsung hampir bersamaan di banyak kota.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menghadirkan program diskon transportasi sebesar 30 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api kelas ekonomi komersial.
Sehingga untuk mendukung hal itu, KAI sebagai operator perkeretaapian nasional menyiapkan kapasitas tempat duduk tersebut selama periode keberangkatan.
Program itu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau selama masa liburan sekolah.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, peningkatan perjalanan pada periode liburan sekolah juga berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan.
Sektor pariwisata, kuliner, perhotelan, transportasi lanjutan, hingga pelaku UMKM berpeluang memperoleh manfaat dari meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat selama periode tersebut.
Anne mengatakan program diskon dari pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun daerah tujuan perjalanan.
“Program diskon dari Pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk bepergian selama liburan sekolah. Mobilitas yang meningkat juga turut mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan,” ujar Anne.
Dia menyebutkan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut mulai terlihat sejak penjualan dibuka pada 6 Juni 2026. Hingga Senin, 8 Juni 2026 pukul 09.30 WIB, KAI telah mencatat penjualan sebanyak 86.036 tiket atau 7,32 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Dengan demikian, masih tersedia sebanyak 1.088.588 tiket atau 92,68 persen dari kapasitas yang telah disiapkan KAI. Kondisi ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih jadwal perjalanan dan destinasi yang diinginkan selama masa liburan sekolah.
Data sementara menunjukkan relasi menuju kota-kota wisata, pendidikan dan pusat aktivitas masyarakat masih menjadi pilihan utama pelanggan.
Hingga 8 Juni 2026 pukul 09.30 WIB, lima relasi favorit sementara meliputi Pasarsenen–Lempuyangan dengan 3.256 pelanggan; Lempuyangan–Pasarsenen (3.188); Pasarsenen–Yogyakarta (1.987); Yogyakarta–Pasarsenen (1.410); dan Pasarsenen–Malang (1.331).
Dominasi relasi menuju Yogyakarta, Solo, Malang, Kutoarjo, Blitar, hingga Ketapang menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi daerah-daerah yang memiliki daya tarik wisata, budaya, pendidikan dan ekonomi lokal.
Peningkatan mobilitas menuju kota-kota tersebut berpotensi memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor usaha selama periode liburan sekolah.
Sementara itu, berdasarkan layanan kereta api dengan tarif diskon, lima kereta api favorit sementara meliputi KA Majapahit relasi Malang–Pasarsenen (pergi-pulang/PP) dengan 5.112 pelanggan; KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasarsenen (PP) (4.526).
Selanjutnya KA Progo relasi Lempuyangan–Pasarsenen (PP) (4.401); KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen (PP) dengan 3.821 pelanggan; dan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasarsenen (PP) (3.413).
Menurut Anne, angka penjualan saat ini menunjukkan peluang yang masih sangat besar bagi masyarakat untuk memanfaatkan program diskon tersebut karena sebagian besar kapasitas masih tersedia.
“Minat masyarakat terus bertumbuh, namun kapasitas yang tersedia masih sangat besar. Kami mengajak pelanggan merencanakan perjalanan lebih awal agar dapat memanfaatkan tarif diskon dan memperoleh pilihan perjalanan yang lebih beragam,” kata Anne.
Program diskon 30 persen berlaku untuk seluruh kereta api kelas Ekonomi Komersial dengan periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Tiket dapat dibeli melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI.
Adapun syarat dan ketentuan program diskon tersebut meliputi pembelian tiket dengan tarif diskon dapat dilakukan melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI; tarif diskon berlaku untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026; diskon berlaku khusus untuk kereta api kelas ekonomi komersial.
Kemudian diskon tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan reduksi maupun diskon lainnya; tiket dengan tarif diskon dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya sesuai ketentuan yang berlaku; jadwal perjalanan dan daftar kereta api dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI; dan program berlaku selama alokasi tiket dan tarif diskon masih tersedia.
Anne menambahkan KAI terus memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya operasional untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa liburan sekolah.
“Kami berharap stimulus ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah selama liburan sekolah,” kata Anne. [*]