8 Juni 2026

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Teheran, Iran, pada (18/8/2025). (ANTARA/Anadolu/Ahmet Dursun)

Istanbul (Industrial News) – Iran menyatakan gelombang serangan Israel baru-baru ini terhadap negara itu sepenuhnya terkoordinasi dengan Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM.

“Tanggung jawab langsung Amerika Serikat atas tindakan rezim zionis jelas dan konsekuensi dari meningkatnya ketegangan juga akan ditanggung oleh AS,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmaeil Baqaei dalam konferensi pers seperti dikutip Kantor Berita IRNA.

Bagaei juga mengecam pendekatan yang dilakukan Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi terhadap kasus Iran, yang menurutnya bersifat politis dan tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, serangan udara Israel menargetkan sebuah perusahaan petrokimia di sebelah barat daya Iran, yang menyebabkan kerusakan sebagian pada kompleks industri tersebut, kata para pejabat Iran.

Serangan itu terjadi bersamaan dengan bunyi sirene di beberapa kota di Israel setelah peluncuran rudal oleh Iran.

Kawasan Timur tengah berada dalam ketegangan sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada akhir Februari, memicu pembalasan Iran terhadap Israel dan negara-negara regional lainnya yang menampung aset militer milik AS.

Iran dan AS kemudian menyepakati gencatan senjata sementara pada 8 April, tetapi negosiasi yang berlangsung kemudian terhenti di tengah perselisihan mengenai pelaksanaannya dan perkembangan regional selanjutnya. [*]