29 Agustus 2026

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat melakukan foging di kawasan Ponpes Tambakberas, Jombang.

Jombang (Industrial News) — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, turun langsung dalam kegiatan fogging di sejumlah pondok pesantren di kawasan Tambakberas, Kabupaten Jombang pada, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama sejumlah elemen, di antaranya IPNU dan IPPNU Kabupaten Jombang serta Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Fogging menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), sekaligus memastikan kesiapan Jombang menyambut pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Ning Lia mengatakan, kesiapan sebagai tuan rumah tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan kenyamanan para peserta, termasuk di lokasi pondok pesantren yang nantinya menjadi tempat menginap peserta muktamar.

“Kita melakukan fogging bersama beberapa elemen. Ini merupakan upaya preventif agar tidak terjadi kasus DBD, sekaligus menunjukkan bahwa Jawa Timur, khususnya Jombang, siap menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU,” ujar Ning Lia.

Pada tahap awal, fogging dilakukan di dua titik. Secara keseluruhan, terdapat rencana lima titik yang akan menjadi sasaran fogging sebagai bagian dari persiapan menghadapi Muktamar NU.

Ning Lia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang yang turut mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang yang telah menerima dan mendukung kami untuk bersama-sama turun dalam kegiatan fogging ini,” katanya.

Tak sekadar hadir, Ning Lia ikut menjadi relawan dengan mengangkat dan mengoperasikan alat fogging secara langsung. Dari pengalaman tersebut, ia mengaku semakin memahami beratnya tugas para petugas fogging di lapangan.

Ia menyebut alat fogging yang digunakan memiliki berat sekitar 14 kilogram. Selain harus membawa peralatan tersebut, petugas juga bekerja di tengah suara mesin yang keras dan kepulan asap.

“Selama ini kita hanya melihat petugas melakukan fogging. Setelah ikut langsung, saya merasakan bahwa pekerjaan mereka luar biasa. Membawa alat sekitar 14 kilogram, dengan suara yang sangat keras dan asap di mana-mana. Mereka bekerja dengan penuh keberanian dan keikhlasan,” ungkap Ning Lia.

Ia pun memberikan apresiasi kepada para petugas fogging yang menurutnya bekerja dengan semangat pengabdian.

“Luar biasa sekali para petugas fogging. Mereka bekerja lillahi ta’ala. Terima kasih kepada seluruh petugas dan Dinas Kesehatan Jombang,” ucapnya.

Selain kegiatan fogging, Ning Lia juga menyempatkan melihat koleksi karya seni para pelukis Jombang. Sejumlah lukisan bahkan direncanakan masuk dalam mekanisme lelang atau open bidding.

Menurut Ning Lia, karya tersebut tidak sekadar memiliki nilai seni, tetapi juga merekam sejarah perjuangan para ulama dan tokoh bangsa. Ia menilai peran para ulama dan pendiri NU turut menjadi bagian penting dalam perjalanan perjuangan Indonesia menuju kemerdekaan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan Jombang sebagai salah satu wilayah yang akan menyambut agenda besar Muktamar ke-35 NU, dengan memastikan aspek kesehatan, lingkungan, hingga kesiapan masyarakat dapat berjalan secara optimal. [*]