21 Juli 2026

Konferensi Pers terkait landing ceremony Nongsa Changi Cable (NCC) Batam-Singapura yang dipimpin oleh Managing Director Business Danantara Indonesia Setyanto Hantoro (tengah) di Batam, Kepri, Senin (20/7/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

Batam (Industrial News) – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menilai pembangunan infrastruktur digital, seperti kabel laut internasional, menjadi pondasi penting untuk memperkuat kedaulatan digital nasional sekaligus mendorong pertumbuhan berbagai sektor industri.

Managing Director Business-2 Danantara Indonesia Setyanto Hantoro mengatakan investasi pada infrastruktur digital tidak hanya berorientasi pada keuntungan komersial, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi Indonesia.

“Investasi seperti Nongsa Changi Cable (NCC) menjadi sangat strategis karena mendukung terciptanya kedaulatan digital Indonesia,” kata Setyanto di Batam, seperti dilansir dari Antara.

Ia mengatakan hal tersebut setelah menghadiri peresmian NCC, yang akan memperkuat konektivitas digital antara Batam dan Singapura melalui kabel bawah laut.

Menurutnya, kehadiran infrastruktur seperti NCC bukan hanya membangun jaringan telekomunikasi, melainkan menciptakan pondasi bagi berkembangnya berbagai sektor ekonomi.

“Ini bukan hanya tentang kabel antara Singapura dan Batam, tetapi tentang infrastruktur digital yang akan mendorong tumbuhnya inovasi, daya saing, dan berbagai industri lain, seperti AI, data center, manufaktur, hingga sektor jasa,” ujarnya.

Setyanto mengatakan Danantara terus mendorong badan usaha milik negara, khususnya Telkom Group, untuk berinvestasi pada infrastruktur digital karena dinilai mampu menjadi katalis pertumbuhan sektor-sektor ekonomi lainnya.

“Ini akan memastikan bahwa infrastruktur digital akan menjadi katalis pertumbuhan sektor-sektor lainnya. Investasi ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan ekonomi, sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Telkom Indonesia Dian Siswarini mengatakan pembangunan NCC merupakan bagian dari komitmen Telkom Group dalam memperluas infrastruktur digital nasional.

“Telkom selama ini telah membangun jaringan digital di berbagai wilayah melalui jaringan serat optik (fiber optics) darat, menara telekomunikasi, jaringan seluler Telkomsel, kabel laut yang menghubungkan antarpulau, hingga satelit,” katanya.

Ia mengatakan Telkom sudah memiliki kapasitas untuk melayani hampir seluruh masyarakat Indonesia, lebih dari 96 persen dari populasi.

Menurut Dian, pengoperasian NCC menjadi langkah lanjutan untuk memenuhi kebutuhan kapasitas digital yang terus meningkat, terutama untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan, layanan komputasi awan (cloud computing), serta kebutuhan layanan digital berskala besar (hyperscale).

“NCC menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang semakin kuat dan mampu memenuhi kebutuhan transformasi digital Indonesia ke depan,” ujarnya. [*]