11 September 2026

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan program Magang Nasional (MagangHub) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, Kamis (03/09/2026). (ANTARA/HO-Kemnaker RI)

Jakarta (Industrial News) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai Magang Nasional (MagangHub) merupakan program penting untuk menjembatani lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi menuju dunia kerja nyata.

“Kemnaker memandang program Magang Nasional sebagai salah satu instrumen penting untuk menjembatani transisi lulusan perguruan tinggi dari dunia pendidikan ke dunia kerja,” kata Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono saat dihubungi di Jakarta, seperti dilansir dari Antara.

Ia mengatakan, program ini dirancang bukan hanya sebagai kegiatan penempatan peserta magang, tetapi sekaligus sebagai proses pembelajaran kerja yang terstruktur.

“Selain itu, juga melibatkan perusahaan sebagai tempat belajar, mentor sebagai pembimbing, serta sistem pemantauan dan evaluasi yang terus diperbaiki,” ujar Faried.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pemerintah memahami salah satu tantangan utama lulusan muda adalah kesenjangan antara kompetensi yang diperoleh di pendidikan formal dengan kebutuhan riil dunia kerja.

Faried mengatakan, banyak lulusan baru menghadapi situasi ketika lowongan kerja mensyaratkan pengalaman, sementara mereka belum memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengalaman tersebut.

“Di titik inilah program Magang Nasional hadir sebagai jembatan,” kata dia.

Program ini, lanjutnya, memberikan ruang bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja nyata selama enam bulan, mendapat bimbingan dari mentor, memahami budaya kerja, mengasah kompetensi teknis dan nonteknis, serta membangun portofolio dan jejaring profesional.

“Dengan pengalaman tersebut, peserta diharapkan tidak hanya lebih siap mencari kerja, tetapi juga lebih siap bertahan, beradaptasi, dan berkembang di tempat kerja,” ujar Faried.

Sementara itu, pendaftaran peserta Magang Nasional Tahun 2026 Tahap II resmi ditutup per 8 September.

Adapun setelah tahap pendaftaran, seleksi peserta akan berlangsung pada 9–15 September 2026, dengan hasil seleksi diumumkan pada 18 September 2026.

Lebih lanjut, peserta terpilih dijadwalkan mulai mengikuti program magang pada 21 September 2026.

Magang Nasional 2026 Tahap II merupakan bagian dari target 150 ribu peserta program tahun ini, dengan kuota sebanyak 50 ribu peserta pada setiap angkatan. [*]