21 April 2026

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 4 Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Mimika, Papua Tengah (Industrial News) – ‎Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemukan fakta sejumlah siswa di SMAN 4 Mimika tidak menyantap sarapan di rumah sebelum berangkat sekolah.

Saat meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 4 Mimika, Papua Tengah, Selasa, Gibran mendapati bahwa para siswa menyantap MBG lebih awal, yakni mulai pukul 09.30 waktu setempat karena banyak siswa yang tidak sarapan sebelum masuk sekolah.

“Sarapan di rumah enggak kamu?” tanya Gibran kepada salah satu siswa yang sedang menyantap MBG, seperti dilansir dari Antara.

‎”Tidak pernah, Pak,” jawab siswa tersebut sambil menggeleng ke arah Gibran.

‎”Enggak pernah sarapan? Ya dihabiskan lauknya, habiskan tahunya. Suka tahu?” tanya Gibran kembali yang dijawab oleh siswa dengan anggukan.

‎Dalam peninjauan tersebut, Wapres melihat langsung distribusi makanan kepada siswa serta berinteraksi dengan para guru dan peserta didik untuk mengetahui dampak program MBG di lapangan.

‎Menu MBG terdiri atas nasi putih dengan lauk ayam kecap, dilengkapi tumis buncis dan wortel, tahu isi serta buah apel sebagai buah penutup.

‎Peninjauan tersebut juga bertepatan dengan Hari Kartini sehingga para guru dan siswa tampak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah.

‎Sementara itu, Guru Sosiologi SMAN 4 Mimika, Suharti mengungkapkan program MBG memberikan manfaat bagi siswa, terutama yang memiliki keterbatasan akses terhadap makanan sebelum berangkat sekolah.

‎Suharti menjelaskan banyak siswa yang tidak sarapan karena tidak ada makanan yang bisa dikonsumsi di rumah mereka.

‎Ia mengatakan masih ditemukan siswa yang datang terlambat bahkan tidak masuk sekolah karena kelaparan, sebelum program MBG masuk di sekolah tersebut.

‎”Waktu sebelum ada MBG ada anak yang terlambat sekolah. Waktu dia tidak masuk sekolah, alasannya kenapa? Mau ke sekolah tapi kami lapar, enggak makan,” kata Suharti.

‎Menurutnya, kehadiran MBG membawa perubahan positif terhadap kedisiplinan dan kesiapan belajar siswa.

‎Adapun, jumlah peserta didik di SMAN 4 Mimika tercatat sebanyak 325 siswa, terdiri atas 150 siswa laki-laki dan 175 siswa perempuan dengan total 11 kelas tingkat X, XI, dan XII. [*]