Istilah kemiskinan muncul ketika seseorang atau sekelompok orang tidak mampu mencukupi tingkat kemakmuran ekonomi yang dianggap sebagai kebutuhan minimal dari standar hidup tertentu. Permasalahan sosial khususnya mengenai kemiskinan merupakan tantangan bagi negara-negara berkembang di dunia. Indonesia sebagai negara berkembang juga memiliki permasalahan mengenai kemiskinan.
Menurut Badan Pusat Statistik Republik Indonesia disebutkan bahwa kemiskinan di Indonesia tersebar hampir diseluruh penjuru wilayah meliputi daerah pedesaan, perkotaan hingga wilayah campuran antara pedesaan dan perkotaan. Brebes menjadi salah satu kabupaten yang masuk dalam daftar kemiskinan ekstrem. Pada tahun 2020 jumlah warga miskin di Kabupaten Brebes mengalami peningkatan, banyak warganya yg berpenghasilan rata-rata Rp. 11.000 perhari atau dibawah Rp. 345.000 perbulan. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Jawa tengah terus berupaya untuk mengatasi angka kemiskinan ini salah satunya dengan rencana membangun Kawasan Industri Brebes (KIB).
Pembangunan merupakan suatu usaha untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara. Suatu negara baik negara maju atau negara berkembang dalam mewujudkan kesejahteraan penduduknya pasti akan melalui proses pembangunan. Proses pembangunan tentunya akan identik dengan perubahan, baik perubahan fisik, ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan. Pembangunan Kawasan Industri Brebes ini dinilai akan bisa menekan angka kemiskinan yang ekstrem di Daerah Brebes. Menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo “Dimana disitu ada industri, disitu kemiskinan akan turun.” Meskipun pembangunan ini tidak termasuk dalam proyek strategis nasional, namun pembangunan ini akan tetap dilakukan dengan membuat skema lain, salah satunya yaitu pengelolaan swasta.
Pada tahun 2020 Kawasan Industri Brebes masuk sebagai proyek strategis nasional, namun sayangnya progres pembangunan ini tidak berjalan dengan semestinya. Hal ini dikarenakan adanya pandemic, dan juga permasalahan pembebasan lahan yang membutuhkan waktu yang lama, padahal dari pihak investor membutuhkan waktu yang cepat. Peliknya persoalan pembebasan lahan ini mengharuskan pemerintah turun tangan langsung untuk mengedukasi masyarakat. Agar masyarakat mengerti apa saja manfaat-manfaat yang akan didapatkan masyarakat dengan adanya pembangunan ini.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap mendukung pembangunan Kawasan Industri Brebes ini dengan maksimal, oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Brebes diminta mencari lahan dengan harga yang sesuai sehingga akan menarik investor dan tenaga kerja pun akan semakin dibutuhkan. Namun pemerintah juga perlu membuat adanya pelatihan untuk sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri, hal ini dilakukan agar sumber daya manusia lokal bisa masuk dalam standar kualifikasi yang dibutuhkan industri. Karena banyak kasus yang mana sumber daya manusia di suatu daerah banyak, namun mereka tidak bisa masuk menjadi tenaga kerja karena tidak terampil sehingga tidak masuk dalam standar kualifikasi. Dengan adanya pelatihan maka akan banyak sumber daya manusia yang terserap menjadi tenaga kerja dan tujuan dari dibangunnya Kawasan industri untuk menekan angka kemiskinan ini akan terwujud.
Saat ini progress pembangunan Kawasan industri Brebes sudah dalam tahap rekonsiliasi ulang. Pemerintah, investor, bahkan masyarakat harus mempunyai satu tujuan yang sama agar pembangunan Kawasan industri ini berjalan dengan baik.
Kreator: Helida FirziLeniza
