21 September 2026

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama dan pengurus ICMI foto bersama disela pengukuhan pengurus ICMI di Gedung Grahadi Surabaya.

Surabaya (Industrial News) – Dalam memperkuat sinergi pembangunan, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong agar komunikasi dan dialog terus dirawat secara konsisten, termasuk bersama Senator DPD RI asal Jawa Timur Dr. Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia.

Pesan tersebut disampaikan Emil saat sambutan Pengukuhan  Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, pentingnya menjaga komunikasi dan membuka ruang dialog sebagai bagian dari upaya mempertemukan berbagai gagasan serta aspirasi untuk Jawa Timur.

Menurut Emil, komunikasi yang telah terbangun dengan baik perlu terus dijaga. Dialog yang dilakukan secara terbuka dinilai dapat menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dan mencari titik temu dalam berbagai persoalan pembangunan.

“Tantangannya tinggal bagaimana Ning Lia dan saya, kami ini semua, kita bisa juga istiqomah untuk selalu membuka ruang dialog,” ujar Emil.

Emil menegaskan, upaya membangun komunikasi tersebut bukan sesuatu yang baru. Langkah positif telah dimulai sebelumnya dan perlu dilanjutkan dengan semangat kebersamaan.

“Sudah dimulai satu langkah itu dari dulu-dulu dengan baik,” imbuhnya.

Semangat menjaga ruang dialog tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan perwakilan daerah di tingkat nasional. Bagi Jawa Timur, komunikasi lintas lembaga menjadi penting untuk memastikan berbagai aspirasi masyarakat dapat terus disampaikan dan dibahas secara konstruktif.

Menanggapi hal tersebut, Ning Lia memandang ruang dialog sebagai bagian penting dalam mempertemukan aspirasi masyarakat dengan kebijakan. Komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Jawa Timur. 

“Dengan terjaganya komunikasi dan dialog, sinergi antarelemen di Jawa Timur diharapkan tidak hanya berjalan dalam momentum tertentu, tetapi terus tumbuh menjadi ruang bersama untuk membahas persoalan, bertukar gagasan, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat,” harapnya. [*]