5 Agustus 2026

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan sambutan ketika membuka pameran otomotif GIIAS 2025 di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, 24 Juli 2025. Tempo/M Taufan Rengganis

Jakarta (Industrial News) – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meminta para pengusaha otomotif Indonesia tidak memecat karyawannya saat kondisi pasar sedang lesu. Dia yakin, menurunnya penjualan domestik untuk produk otomotif belakangan ini akan segera berakhir seiring dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi.

Menurut Agus, para petinggi industri otomotif Tanah Air juga setuju dengan permintaannya itu. Mereka juga percaya bahwa kondisi pasar yang sedang lesu akhir-akhir ini akan teratasi dalam waktu dekat.

“Kami percaya ini hanya temporary. Kami optimistis ekonomi akan segera tumbuh. Tumbuh jauh lebih tinggi,” kata Agus kepada awak media di perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Tangerang, seperti dilansir dari Tempo.co.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengakui industri otomotif Tanah Air sedang menghadapi tantangan yang memengaruhi kinerja pertumbuhan bisnisnya. Kata dia, bisnis otomotif belakangan sedang pasang surut karena menghadapi masa-masa sulit. “Kami akan kembali bangkit lebih kuat,” ujarnya.

Meski merasakan tantangan dalam industri otomotif, Nangoi menyebut kondisi tersebut tidak akan bertahan lama karena kinerja ekspor kendaraan bermotor Indonesia terus mencatat pertumbuhan yang positif pada 2024. Terlebih, kata dia, ekspor kendaraan hingga pertengahan tahun ini juga tercatat meningkat sebesar 7 persen. Dengan pasarnya lebih ke 90 negara, termasuk negara-negara maju seperti Jepang.

Nangoi mengatakan, ekspor kendaraan terurai dan komponen otomotif juga mengalami peningkatan signifikan dengan realisasi investasi di sektor otomotif mencapai Rp 150 triliun selama 2020-2024. “Ini menunjukkan kepercayaan yang besar dari pelaku industri global terhadap potensi pasar Indonesia, serta kesiapan ekosistem otomotif nasional untuk terus berkembang,” ujar Nangoi.

Ia yakin, kolaborasi antara pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan bakal berperan besar menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam industri otomotif global. Terutama untuk menghadirkan model kendaraan yang ramah lingkungan berbekal hasil riset dan perkembangan teknologi otomotif masa depan. [*]