
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan akan meninjau Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan. Hal itu disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani.
Kepada Radar Kaltara, Syarwani mengatakan, sebenarnya rencana kedatangan Kapolri sudah direncanakan sejak lama. Namun, sejauh ini pemerintah juga memahami bahwa sejauh ini masih ada beberapa kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. “Biasanya, kalau ada rencana kunjungan Kapolri atau kementerian pasti ada konfirmasi dari pemerintah pusat,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (10/10).
Namun, kata dia, sampai saat ini Pemkab Bulungan belum menerima informasi lebih lanjut terkait kedatangan jenderal bintang empat tersebut. “Belum ada, tidak tahu kalau koordinasi langsung ke Polda atau Polres Bulungan,” ungkapnya.
Selain Kapolri, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dan Presiden Joko Widodo juga diagendakan melakukan kunjungan ke KIHI. “Untuk kedatangan Presiden nantinya akan dikoordinasikan melalui Kemenko Marves (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi). Kemudian, untuk kepastian jadwal masih menunggu dari pemerintah pusat,” bebernya.
Sementara itu, Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar saat dikonfirmasi mengaku belum menerima konfirmasi lebih lanjut terkait kunjungan Kapolri ke Bumi Benuanta. “Sampai hari ini (kemarin, Red) kami belum menerima pemberitahuan lebih lanjut terkait kunjungan Kapolri,” ungkapnya.
Namun, kata dia, dengan hadirinya KIHI yang telah dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh Presiden pada 21 Desember 2021, kepolisian akan terus berupaya untuk mengawal dan mengamankan proyek strategis nasional (PSN) tersebut. “Kita akan terus mengawal dan mengamankan KIHI supaya bisa berjalan sesuai dengan target waktu yang sudah ditetapkan oleh tiga pengelola kawasan industri,” bebernya.
Kemudian, untuk kedatangan Menko Marves berdasarkan hasil rapat pada Agustus lalu, rencananya akan dilakukan rapat di lapangan. “Jadi, rapat itu dipimpin langsung oleh bapak Menko Marves,” ujarnya.
Sebenarnya, TNI/Polri bersama pemda dan kementerian/lembaga rutin menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Menko Marves. “Hasil rapat terakhir itu, rencananya akan ada rapat di lapangan untuk mengecek langsung progres di lapangan,” bebernya.
Menyoal apakah sejauh ini ada gangguan yang menghambat pembangunan KIHI, Ronaldo mengakui bahwa sejauh ini ada beberapa potensi gangguan kemanan. Salah satunya, permasalahan lahan, karena ada beberapa kelompok yang menganggu hal tersebut. “Tetapi, sejauh ini gangguan itu masih bisa kami kendalikan. Tim pengamanan dari Polda Kaltara, Polres Bulungan dan Polsek Tanjung Palas Timur terus mengawal dan mengamankan kawasan industri. Diharapkan, seluruh kegiatan di lapangan dapat berjalan sesuai harapan yang sudah direncanakan,” pungkasnya.
Editor: Azwar Halim