Rombongan Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026 tiba di Bandara Internasional Tijuana di Kota Tijuana, Meksiko, Minggu (7/6/2026) waktu setempat. ANTARA FOTO/XINHUA/Joebeth Terriquez/kye
Jakarta (Industrial News) – Federasi Sepak Bola Iran dikabarkan tengah mengajukan permohonan kepada FIFA untuk menggunakan ban lengan hitam saat menghadapi Mesir pada pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Seattle, Seattle, 26 Juni waktu setempat.
Akun X resmi Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia, Rabu, menjelaskan alasan Timnas Iran mengajukan permintaan tersebut kepada FIFA.
“Pertandingan tersebut bertepatan dengan Hari Asyura, sebuah hari yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam untuk mengenang pengorbanan, keteguhan, dan perjuangan menegakkan kebenaran,” cuit akun @IraninIndonesia, seperti dilansir dari Antara.
“Melalui simbol sederhana ini, Iran berharap dapat menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang diusung Asyura di panggung sepak bola dunia,” masih dalam cuitan tersebut.
Pada Piala Dunia 2026, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Sebelum melakoni pertandingan menghadapi Mesir, Team Melli dijadwalkan akan menghadapi Selandia Baru terlebih dahulu, 15 Juni waktu setempat, dan tujuh hari berselang harus berjumpa Belgia.
Iran tengah mengusung misi untuk lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya sepanjang sejarah setelah pada enam fase sebelumnya selalu terhenti di babak grup. [*]