Arsip foto - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria memberi keterangan ketika ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026). ANTARA/Putu Indah Savitri/aa.
Kepulauan Tanimbar, Maluku (Industrial News) – Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria menyatakan komitmen menjaga tata kelola kelembagaan yang profesional, transparan dan akuntabel, setelah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.
“WTP ini bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana kita terus menjaga tata kelola yang baik, bekerja secara transparan dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan sebaik mungkin,” ujar Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Kepulauan Tanimbar, Maluku, seperti dilansir dari Antara.
Capaian tersebut menandai keberhasilan BP BUMN mempertahankan opini WTP selama 19 tahun berturut-turut sejak 2007, sekaligus menunjukkan konsistensi dalam pengelolaan anggaran dengan tingkat realisasi di atas 96 persen dalam lima tahun terakhir.
Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI untuk menyampaikan Laporan Keuangan BP BUMN Tahun Anggaran 2025, Dony juga menyampaikan bahwa opini WTP yang berhasil dipertahankan selama 19 tahun berturut-turut merupakan hasil dari komitmen seluruh jajaran dalam menerapkan prinsip tata kelola yang baik serta memperkuat sistem pengendalian internal.
Capaian ini menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.
Ke depan, BP BUMN terus memperkuat tata kelola, akuntabilitas dan transparansi dalam setiap pelaksanaan program.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan berbagai program strategis pemerintah dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian nasional. [*]