18 Juni 2026

Presiden Iran Masoud Pezeshkian. ANTARA/H0-irangov.ir/am.

Teheran (Industrial News) – Amerika Serikat berkomitmen untuk mencabut sanksi terhadap Teheran dalam jangka waktu yang disepakati oleh kedua pihak sesuai draf perjanjian akhir, demikian laporan kantor berita Iran IRNA pada Rabu (17/6) mengutip dokumen nota kesepahaman (MoU) antar kedua negara tersebut.

“Amerika Serikat berkomitmen untuk mengakhiri semua jenis sanksi terhadap Iran, termasuk sanksi yang dijatuhkan oleh Dewan Keamanan PBB, Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dan semua sanksi sepihak AS, baik primer maupun sekunder, dalam jangka waktu yang disepakati oleh para pihak, yang akan menjadi bagian dari perjanjian akhir,” demikian isi paragraf ketujuh di MoU tersebut, seperti dilansir dari Antara.

Iran sebelumnya menyatakan bahwa perjanjian akhir akan dinegosiasikan dalam waktu 60 hari setelah penandatanganan MoU dan akan menyelesaikan isu nuklir Iran.

Namun demikian, pada paragraf ketiga MoU yang dipublikasi IRNA para pihak dapat memperpanjang tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan.

Dalam MoU tersebut, Iran menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir.

“Iran menegaskan kembali bahwa negara tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir,” demikian isi paragraf kedelapan di MoU tersebut.

Berdasarkan memorandum, Teheran dan Washington juga akan menyelesaikan isu material nuklir Iran di bawah pengawasan IAEA. [*]