Logo ASEAN Philippines 2026. (ANTARA/HO-ASEAN Filipina 2026)
Jakarta (Industrial News) – Filipina mendukung dokumen deklarasi para pemimpin ASEAN tentang kerja sama maritim untuk dipertimbangkan oleh para pemimpin ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, pekan ini.
Berdasarkan siaran pers ASEAN Filipina 2026 yang diakses di Jakarta, Kamis, Juru Bicara ASEAN Dominic Xavier Imperial mengatakan dokumen tersebut menekankan komitmen kawasan untuk memperkuat kerja sama maritim melalui sejumlah inisiatif konkret.
Salah satu inisiatif tersebut mencakup pengakuan Forum Penjaga Pantai ASEAN (ASEAN Coast Guard Forum/ACF) sebagai Badan Sektoral ASEAN serta usulan pembentukan Pusat Maritim ASEAN di Filipina.
Selain itu, Imperial menuturkan ada dua dokumen lain yang juga didukung Filipina untuk dipertimbangkan para pemimpin ASEAN dalam KTT tersebut.
Dokumen kedua ialah Protokol Cebu untuk mengubah Piagam ASEAN, yang akan menjadi amandemen pertama terhadap Piagam ASEAN sejak ditandatangani pada 2007.
Menurut Imperial, dokumen itu mencerminkan penguatan kelembagaan ASEAN secara berkelanjutan, terutama dalam mendukung integrasi penuh Timor-Leste ke dalam blok regional.
Sementara itu, dokumen ketiga berupa pernyataan para pemimpin ASEAN mengenai respons terhadap krisis Timur Tengah yang disusun berdasarkan dua pertemuan khusus Menteri Luar Negeri ASEAN pada Maret dan April lalu.
Juru bicara ASEAN itu mengatakan pernyataan tersebut memuat respons kolektif ASEAN terhadap krisis sekaligus menjadi landasan bagi koordinasi yang lebih kuat dalam menghadapi keadaan darurat di masa mendatang.
Ia menegaskan Filipina akan terus mendorong sejumlah prioritas utama dalam KTT ASEAN ke-48, antara lain keamanan energi, ketahanan pangan, keselamatan warga negara ASEAN, persiapan peringatan 50 tahun Treaty of Amity and Cooperation (TAC), integrasi Timor-Leste, serta perkembangan situasi di Myanmar.
“Pada saat ketidakpastian geopolitik yang meningkat dan tantangan regional yang berkembang, Filipina menggarisbawahi pentingnya memperkuat otonomi strategis kawasan yang dipandu oleh sentralitas ASEAN, meningkatkan koordinasi kita sebagai komunitas bangsa-bangsa, dan menegaskan kembali tekad kita pada prinsip-prinsip hukum internasional yang telah lama ada,” kata Imperial.
Filipina menjadi tuan rumah KTT ASEAN 2026 dan rangkaian pertemuan terkait dengan tema “Menavigasi Masa Depan Kita, Bersama.”
Menjelang KTT ASEAN ke-48 pada Jumat (8/5), sejumlah pertemuan tingkat menteri digelar lebih dahulu pada Kamis (7/5), termasuk Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Ministerial Meeting/AMM) dan Pertemuan ke-31 Dewan Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (ASEAN Political-Security Community/APSC). [*]