Penandatanganan kerja sama antara PT Sucofindo (Persero) dengan Japan Quality Assurance Organization (JQA), April 2026. (ANTARA/HO-Sucofindo)
Jakarta (Industrial News) – PT Sucofindo (Persero) memperkuat peran sebagai perusahaan jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi dan konsultansi (Testing, Inspection, and Certification/TIC) dan akses pasar global, dengan memperluas layanan ke pasar Jepang.
Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Sandry Pasambuna dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan ekspansi layanan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Japan Quality Assurance Organization (JQA).
Kerja sama itu, menurut dia, mencakup pengembangan layanan sertifikasi dan akses pasar, kolaborasi pengujian dan inspeksi, serta peningkatan kapasitas dan penguatan skema sertifikasi bersama.
“Sucofindo berperan sebagai enabler bagi industri nasional untuk memenuhi standar internasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya ke Jepang, serta meningkatkan kepercayaan global terhadap produk Indonesia,” ujar Sandry, seperti dilansir dari Antara.
Langkah tersebut, lanjut dia, menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong daya saing industri nasional, memperluas ekspor, serta mendukung harmonisasi standar global dan praktik bisnis berkelanjutan.
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang TIC, Sucofindo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi regulasi pemerintah, memastikan kepatuhan industri, serta memperkuat infrastruktur mutu nasional, katanya menambahkan.
“Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan antara Indonesia dan Jepang serta memperkuat pengakuan internasional terhadap layanan TIC Indonesia,” ujar dia.
Sementara itu, Direktur Operasi PT Sucofindo (Persero) Dani Pramantyo menambahkan, kerja sama itu merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengintegrasikan proses operasional dengan mitra global.
“Harmonisasi standar melalui kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi persaingan global,” kata Dani.
Selain memperkuat akses perdagangan, perusahaan juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global transisi energi berkelanjutan melalui penguatan layanan pemastian biomassa kelapa sawit sebagai bagian dari ekosistem energi hijau.
Dalam ajang International Biomass Expo di Tokyo Big Sight, Jepang, Sucofindo menegaskan kapabilitas 68 laboratorium, 29 kantor cabang, serta 93 titik layanan di seluruh Indonesia.
Layanan yang diberikan mencakup pengambilan sampel dan pengujian, verifikasi kuantitas, verifikasi keberlanjutan, serta traceability assurance untuk memastikan transparansi rantai pasok. [*]