2 Februari 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Forum yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, pimpinan DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, dan BPS tersebut bertujuan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa/pri.

Bogor (Industrial News) – Presiden Prabowo Subianto menyatakan terdapat 18 proyek hilirisasi prioritas pemerintah yang akan dibangun pada 2026 dengan nilai investasi sebesar Rp618 triliun.

Saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, Prabowo mengatakan saat ini pemerintah tak lagi meminta investasi kepada luar negeri.

Menurutnya, pemerintah melalui Danantara Indonesia membuka peluang kerja sama bagi investor asing yang ingin terlibat dalam proyek hilirisasi nasional, mulai dari sektor pertambangan, perikanan, hingga perkebunan.

“Sekarang kita tidak keluar negeri minta-minta investasi, kita mengajak dan kita punya kemampuan sekarang. Yang harus kita mulai, kita laksanakan adalah hilirisasi. Hilirisasi tahun ini ada 18 proyek prioritas 2026,” ujar Prabowo.

Adapun 18 proyek hilirisasi yang menjadi prioritas adalah industri smelter aluminium (bauksit), industri stainless steel slab (nikel), industri oleo resin (Pala), industri filet tilapia (ikan tilapia), modul surya integrasi (bauksit dan silika), industri DME (gasifikasi batu bara) serta industri copper rod, wire & tube (katoda tembaga).

Selanjutnya, industri oleofood (kelapa sawit), industri carrageenan (rumput laut), industri bioavtur (minyak jelantah), industri aspal (aspal buton), industri besi baja (pasir besi), industri nata de coco, MCT, tepung kelapa (kelapa), industri mangan sulfat (mangan), industri chemical grade alumina (bauksit), industri chlor alkali plant (garam), oil storage tanks, dan kilang minyak.

“Kita akan bangun kilang minyak. Masa minyak, kita kirim ke luar ke kilang minyak, habis itu kita impor lagi,” tegas Prabowo.

Dari 18 proyek prioritas tersebut, lanjut Prabowo, diharapkan dapat membuka 276.000 lapangan pekerjaan.

“18 proyek ini akan menciptakan 276.000 kerja berkualitas, dengan investasi Rp618 triliun. Tahun ini akan kita mulai,” imbuh Presiden. [*]