5 Mei 2026

Pemerintah Kabupaten Takalar mengandeng investor baru, untuk dapat mengelola Kawasan Industri Takalar pasca kontrak Kerjasama bersama dengan investor sebelumnya berakhir.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Takalar intens melakukan komunikasi dengan pihak swasta untuk menjadikan investor baru pada Kawasan Industri tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Ahmadi Akil menyatakan, pengusulan investor baru diajukan karena masa berlaku perjanjian investor sebelumnya dengan Pemda berakhir.

“Karena masa berlaku perjanjian kerjasamanya berakhir dengan investor sebelumnya dan tidak dilanjutkan, Pemkab Takalar sudah memasukkan usulan, yaitu PT Tiran untuk melanjutkan kawasan industri tersebut,” jelas, Ahmadi.

Ia menambahkan, usulan dari Pemkab tersebut telah ditindak lanjuti dengan surat Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, ke Kementerian Perindustrian agar usulan tersebut mendapat persetujuan

“Yang jelas tugas dari pemerintah provinsi sulawesi selatan , untuk mensuport pemerintah kabupaten dan kota agar dapat menghadirkan Kawasan Industri untuk mengelola potensi yang dimiliki daerahnya, dan Pemprov Sulsel memiliki tugas untuk memfasilitasi untuk izin industrinya” ucapnya

Ahmadi menegaskan, Pemprov Sulsel hanya bertugas dalam memfasilitasi dari izin industrinya, dan ini sudah ada beberapa daerah yang difasilitasi terkait izin Kawasan industri.

“Terkait usulan investor baru ini masih akan dilakukan rapat lanjutan dengan Kementerian terkait, untuk Kawasan Industri Takalar ini,” jelasnya.

Sedangkan masalah pengalihan aset Kawasan transmigrasi, menjadi Kawasan Industri, menurut Ahmadi normal saja ada pengalihan ketika ada aset negara tidak digunakan lagi sesuai fungsinya dapat saja dialihkan menjadi dalam bentuk kegiatan lain ketika itu bermanfaat bagi rakyat.

“Sekarang ini, tinggal bagaimana pemda takalar ini harus aktif melakukan koordinasi dengan kementerian tenaga kerja yang punya kewenangan terkait dengan pengalihan aset. Karena jika lahan ini menjadi kewenangan dari daerah,” paparnya

Seperti diketahui, Penjabat Bupati Takalar Setiawan Aswad mengakui jika progres Kawasan Industri tersebut tak menunjukkan hal positif, terkendala masalah perizinan lahan, dalam hal ini pengalihan aset dari Kawasan transmigrasi ke Kawasan industri,dan juga Kerjasama dengan KBN berakhir.

Author: Iin Nurfahraeni

Sumber: https://inipasti.com/pemkab-takalar-gandeng-investor-baru-untuk-kita/